Akhirnya, Lorenzo Meminta Maaf

VALENCIA – Jorge Lorenzo tampaknya mulai sadar kalau gestur yang ia tujukan kepada Valentino Rossi di Sirkuit Sepang, Malaysia bisa dibilang sangat keterlaluan. Untuk itu, dalam wawancara yang digelar jelang GP Valencia, sang pembalap asal Spanyol tersebut meminta maaf kepada Valentino Rossi yang tidak lain adalah rekan setimnya.

“Saya meminta maaf atas gestur yang saya buat. Saya sadar itu bukanlah gestur yang sportif dan tentunya hal tersebut menjadi contoh bagi banyak kaum muda”, ungkap Lorenzo seperti dilansir Sport.

Sebelumnya, netizen dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan sikap tak respek Jorge Lorenzo pada rekan satu timnya di Movistar Yamaha Valentino Rossi di Grand Prix MotoGP Malaysia kemarin. Terungkap ternyata Lorenzo merasa tak senang dengan podium kemenangan yang didapat The Doctor.

Banyak video terkait GP di Sepang 2015 yang memerlihatkan prosesi pemberian trofi di atas podium Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (25/10/2015). Rossi yang menempati posisi ketiga, kedapatan diberikan trofi pertama oleh panitia balapan. Saat Rossi diberikan piala, Lorenzo menatap tajam rekannya sejak 2008 itu. Tak berselang lama, ia memberikan tanda jempol ke bawah yang mengartikan ia tak senang. Hal itu jelas berbeda dengan sikap yang ditunjukkan Dani Pedrosa. Meski berstatus pembalap tim rival, ia sempat bercanda dengan Rossi yang cuma finish di bawahnya.

Bukan hanya itu, sikap ‘hilang respek’ Lorenzo di podium pun berlanjut. Jika Pedrosa dan Rossi asyik mengocok bir ke arah penggemarnya, Lorenzo justru langsung masuk ke dalam ruangan meninggalkan dua kawannya tersebut.