Menangkal “Jebakan Batman” di Facebook

Scam Facebook awalnya beraksi dengan cara membuat apps Facebook jahat yang kemudian digunakan untuk melakukan auto posting. Namun modus ini tak berumur panjang, ’satpam digital’ Facebook (administrator) dapat dengan mudah membasmi scam ini.

Namun penjahat cyber tak patah arang, mereka kemudian mencari celah lain dan mencari teknik auto posting yang tidak tergantung pada apps Facebook, salah satunya adalah scam Gadis Mabuk yang memanfaatkan Add Ons peramban dan sukses menyebarkan dirinya tanpa bisa dikendalikan oleh administrator Facebook karena Add Ons peramban berada di luar kontrol administrator Facebook.

Dan sekali lagi, setelah era Add ons berakhir, kriminal dunia maya mencari cara untuk melakukan auto posting lagi di Facebook dan pada akhir tahun 2015 teknik yang digunakan adalah mengeksploitasi celah keamanan apps Facebook seperti Blackberry dan HTC. Aksi ini ditambah lagi dengan trik pencurian kredensial Facebook melalui situs phishing dengan iming-iming gambar atau video porno seperti yang terjadi di akhir tahun 2015.

Alfons Tanujaya, praktisi keamanan internet dari Vaksincom menilai, peredaran scam Facebook layak untuk diwaspadai para orang tua untuk menjaga buah hatinya.”Posting scam porno ini sengaja dilakukan dari akun Facebook yang tidak bisa terkontrol dan akun siapa saja bisa diambil alih dan melakukan posting scam porno ini. Postingan ini biasanya sulit diblokir oleh ad blocker/parental control karena muncul dalam bentuk postingan di wall Facebook dan bukan iklan”, ujar Alfons saat diwawancarai detikINET, Selasa (5/1/2015).

Karena itulah anak-anak sangat rentan terpapar konten pornografi. Guna mencegah pengambilalihan akun Facebook para pengguna Facebook perlu melindungi kredensialnya dengan baik dan orang tua perlu memberikan pendidikan dan kesadaran kepada anak untuk menghindari konten pornografi.

Tindakan Preventif
Alfons juga menyarankan Anda para pengguna media sosial khususnya Facebook untuk berhati-hati dan tidak memasukkan sembarangan informasi kredensial (username, password email dan lainnya).

Tingkatkan keamanan akun Facebook Anda dengan mengaktifkan T-FA Two Factor Authentication dan yang tidak kalah penting adalah amankan kredensial email yang Anda gunakan untuk membuat akun Facebook tersebut. “Jangan sekali-kali menggunakan kredensial (password) yang sama untuk layanan internet yang berbeda”, tegas Alfons.

“Untuk menjaga keamanan akun dan memudahkan Anda dalam menyimpan password, pertimbangkan untuk menggunakan program password manager seperti Keepass Password Safe (gratis) yang akan menyimpan semua kredensial Anda yang berbeda-beda dalam keadaan terenkripsi dan Anda hanya perlu mengingat satu password master,” imbuhnya. Saran terakhir adalah, jangan pernah mengklik postingan aneh — seperti yang berkonten pornografi atau hal bombastis lainnya yang di luar akal sehat — meskipun Anda sangat penasaran. (detikNet)

Published by

rendra

Sesuatu yang berharga